Rabu, 30 Maret 2016

makalah model pembelajaran langsung

BAB I
PENDAHULUAN
A.    LatarBelakang
            Model dan pendekatan pada pembelajaran matematika sangat memiliki peranan yang sangat penting dalam pembelajaran. Karena model-model dan pendekatan pada matematika akan membawa setiap siswa untuk menjadi lebih efektif dalam belajar. Tentunya seorang guru, dituntut untuk mampu mengembangkan serta menerapkankannya dalam proses pembelajaran. Sehingga dengan demikian efektivitas pembelajaran matematika akan berjalan dengan baik dan berkualitas.
            Tentunya, model dan pendekatan yang diterapkan harus juga dilihat berdasarkan kepada tingkat psikologi dari setiap pembelajaran sehingga siswa pun dapat mengaplikasikan dan menerapkannya sesuai dengan kemampuan daya berpikir mereka.
            Salah satu cara untuk menjadikan siswa belajar aktif dari awal dapat menggunakan strategi pembelajaran langsung melalui berbagi pengetahuan secara aktif. Strategi pembelajaran langsung ini dirancang untuk mengenalkan siswa terhadap mata pelajaran guna membangun minat, menimbulkan rasa ingin tahu, dan merangsang mereka untuk berpikir. Siswa tidak bisa berbuat apa–apa jika pikiran mereka dikembangkan oleh guru. Banyak guru yang membuat kesalahan dengan mengajar, yakni sebelum siswa merasa terlibat dan siap secara mental guru langsung memberikan materi pelajaran.
B.     RumusanMasalah
  Apa yang dimaksud dengan pembelajaran langsung?
  Apa saja ciri – ciri pembelajaran langsung?
  Bagaimana metode pembelajaran langsung?
  Apa saja kelebihan dan kekurangan dari pembelajaran langsung?

          
C.    TujuanPenulisan
  Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian pembelajaran langsung.
  Mahasiswa dapat menjelaskan ciri – ciri pembelajaran langsung. 
  Mahasiswa dapat menjelaskan bagaimana metode pembelajaran langsung.
  Mahasiswa dapat menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari pembelajaran langsung.















BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Pembelajaran Langsung
Pembelajaran langsung dikembangkan berdasarkan teori belajar social dari Albert Bandura. Pembelajaran langsung adalah model pembelajaran yang dirancang untuk mengajarkan pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural yang diajarkan setahap demi setahap.
Menurut Silbernam (2006), strategi pembelajaran langsung melalui berbagai pengetahuan secara aktif merupakan cara untuk mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa sambil melakukan kegiatan pembentukan tim. Cara ini cocok pada segala ukuran kelas dengan materi pelajaran apapun.
Cara lain untuk menjadikan siswa belajar aktif dari awal dapat menggunakan berbagai strategi, misalnya strategi pembelajaran langsung melalui berbagi pengetahuan secara aktif. Strategi pembelajaran langsung ini dirancang untuk mengenalkan siswa terhadap mata pelajaran guna membangun minat, menimbulkan rasa ingin tahu, dan merangsang mereka untuk berpikir. Siswa tidak bisa berbuat apa–apa jika pikiran mereka  dikembangkan oleh guru. Banyak guru yang membuat kesalahan dengan mengajar, yakni sebelum siswa merasa terlibat dan siap secara mental guru langsung memberikan materi pelajaran. Penggunaan beberapa strategi berikut ini akan mengoreksi terjadi kecenderungan ini.
B.     Ciri – CiriPembelajaran Langsung
Ciri – ciri pembelajaran langsung antara lain:
         Adanya tujuan pembelajaran dan prosedur penilaian hasil belajar.
         Sintaks atau pola keseluruhan dan alur kegiatan pembelajaran.
         Sistem pengelolaan dan lingkungan belajar yang mendukung berlangsung dan   berhasilnya pengajaran.

C.    Metode Pembelajaran Langsung
Pengajaran langsung memerlukan perencanaan dan pelaksanaan yang cukup rinci terutama pada analisis tugas. Pengajaran langsung berpusat pada guru, tetapi harus menjamin terjadinya keterlibatan siswa. Jadi lingkungannya harus diciptakan yang berorientasi pada tugas-tugas yang diberikan pada siswa.
   Tahapan Perencanaan Pembelajaran
  Tugas perencanaan pada model pembelajaran langsung
  Merumuskan tujuan
Guru harus merumuskan tujuan pembelajaran yang relevan dengan kurikulum
  Memilih isi
  Guru harus mempertimbangkan berapa banyak informasi yang akan diberikan pada siswa dalam kurun waktu tertentu.
  Guru harus selektif dalam memilih konsep yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung.
  Melakukan analisis tugas Dengan menganalisis tugas, akan membantu guru menentukan dengan tepat apa yang perlu dilakukan siswa untuk melaksanakan keterampilan yang akan dipelajari.
  Merencanakan waktu
                   Guru harus memperhatikan bahwa kurun waktu yang disediakan sepadan dengan kemampuan dan bakat siswa, memotivasi siswa agar mengerjakan tugas dengan perhatian yang optimal.
   Lima prinsip dasar yang dapat membimbing guru dalam merencana system  penilaian dalam model pembelajaran langsung antara lain:
1.      Sesuai dengan tujuan pembelajaran
2.      Mencakup semua tugas pembelajaran
3.      Menggunakan soal tes yang sesuai
4.      Membuat soal sevalid (terukur) dan sereliabel (konsisten) mungkin
5.      Manfaatkan hasil tes untuk memperbaiki proses belajar mengajar berikutnya
D.    Langkah – Langkah Metode Pembelajaran Langsung
          •Menginformasikan tujuan pembelajaran dan orientasi pelajaran     kepada   siswa. Dalam tahap ini guru menginformasikan hal – hal yang harus dipelajari dan kinerja siswa yang diharapkan.
          •Me-review pengetahuan dan ketrampilan prasyarat. Dalam tahap ini guru mengajukan pertanyaan untuk mengungkap pengetahuan dan keterampilan yang telah di kuasai siswa.
•Menyampaikan materi pelajaran. Dalam fase ini, guru menyampaikan materi, menyajikan informasi, memberikan contoh – contoh, mendemontrasikan konsep dan sebagainya.
          •Melaksanakan bimbingan. Bimbingan dilakukan dengan mengajukan pertanyaan – pertanyaan untuk menilai tingkat pemahaman siswa dan mengoreksi kesalahan konsep.
          •Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih. Dalam tahap ini, guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk melatih keterampilannya atau menggunakan iformasi baru secara individu atau kelompok.
     • Menilai kinerja siswa dan memberikan umpan balik. Guru memberikan reviu terhadap hal – hal yang telah dilakukan siswa, memberikan umpan balik terhadap respon siswa yang benar dan mengulang keterampilan jika diperlukan.
• Memberikan latihan mandiri. Dalam tahap ini, guru dapat memberikan tugas – tugas mandiri kepada siswa untuk meningkatkan pemahamannya terhadap materi yang telah mereka pelajari.

E.     Kelebihan Dan Kekurangan Pembelajaran Langsung
Kelebihan Pembelajaran Langsung
Strategi pembelajaran langsung sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran matematika karena itu adanya kelebihan pada pembelajaran ini yaitu:
Guru dapat memberikan apa yang dia kuasai kepada muridnya sehingga adanya timbal balik di dalam proses pembelajaran.
  Siswa dibimbing untuk dapat memecahkan masalah sehingga daya berpikir mereka semakin berkembang dan baik.
  Mengembangkan sikap mandiri siswa dalam menemukan dan mencari akan permasalahan yang ada.
  Memberikan penguatan yang positif kepada anak untuk dapat meyakini dirinya akan hal-hal yang berat dan penuh rintangan.
  Dengan strategi pembelajaran langsung guru bisa mengontrol urutan dan keluasan materi pembelajaran dan dapat mengetahui sampai sejauh mana siswa menguasai bahan pelajaran yang disampaikan.
  Melalui strategi pembelajaran langsung selain siswa dapat mendengar melalui penuturan (kuliah) tentang suatu materi pelajaran, juga sekaligus siswa bisa melihat atau mengobservasi (melalui pelaksanaan demonstrasi).
  Strategi pembelajaran ini bisa digunakan untuk jumlah siswa dan ukuran kelas yang besar.
  Kekurangan Pembelajaran Langsung
Strategi pembelajaran langsung selain memikiki kelebihan juga memiliki kekurangan antara lain:
  Strategi pembelajaran ini hanya dapat dilakukan terhadap siswa yang memiliki kemampuan mendengar dan menyimak secara baik. Untuk siswa yang tidak memiliki kemampuan seperti itu perlu dilakukan strategi yang lain.
  Tidak dapat melayani perbedaan setiap individu baik perbedaan kemampuan, pengetahuan, minat, bakat serta perbedaan gaya belajar.
  Strategi ini lebih banyak diberikan melalui ceramah, maka akan sulit mengembangkan kemampuan siswa dalam hal kemampuan sosialisasi, hubungan interpersonal, serta kemampuan berfikir kritis.
  Keberhasilan strategi ini sangat tergantung kepada apa yang dimiliki guru, seperti persiapan, pengetahuan, rasa percaya diri, semangat, motivasi dan  berbagai kemampuan. Tanpa itu sudah dapat dipastikan proses pembelajaran tidak mungkin berhasil.



BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
            Pembelajaran langsung adalah model pembelajaran yang dirancang untuk mengajarkan pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural yang diajarkan tahap demi tahap. Pembelajaranlangsungmempunyaiciri-cirisebagaiberikut: (1) Adanya tujuan pembelajaran dan prosedur penilaian hasil belajar, (2)Sintaks atau pola keseluruhan dan alur kegiatan pembelajaran, (3) Sistem pengelolaan dan lingkungan belajar yang mendukung berlangsung dan   berhasilnya pengajaran.
   Strategi pembelajaran langsung melalui berbagai pengetahuan secara aktif merupakan cara untuk mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa sambil melakukan kegiatan pembentukan tim. Cara ini cocok pada segala ukuran kelas dengan materi pelajaran apapun.
Strategi pembelajaran ini berguna dalam mata pelajaran matematika yang akan membawa setiap siswa untuk menjadi lebih efektif dalam belajar. Tentunya seorang guru, dituntut untuk mampu mengembangkan serta menerapkankannya dalam proses pembelajaran. Sehingga dengan demikian efektivitas pembelajaran matematika akan berjalan dengan baik dan berkualitas.











DAFTAR PUSTAKA

                   diakses tanggal 10 november 2013      

http://tarmizi.wordpress.com/2009/01/05/strategi-pembelajaran-langsung-melalui-berbagi-pengetahuan-secara-aktif  diakses tanggal 10 november 2103  

http://muhfida.com/model-pengajaran-langsung  diakses tanggal  11  november 2013
Sanjaya, Wina. 2008. StrategiPembelajaran, Jakarta :Kencana.







DAFTAR ISI

Daftar Isi .....................................................................................................        i
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang ............................................................................................       1
Rumusan Masalah .......................................................................................       1
Tujuan Penulisan .........................................................................................       2
BAB II PEMBAHASAN
Pengertian Pembelajaran Langsung ............................................................       3
Ciri – Ciri Pembelajaran Langsung .............................................................       3
Metode Pembelajaran Langsung .................................................................       4
Langkah-langkah Metode Pembelajaran Langsung.....................................       5
Kelebihan Dan Kekurangan Pembelajaran Langsung..................................       6     
BAB III PENUTUP
Kesimpulan..................................................................................................       8
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................       9
LAMPIRAN – LAMPIRAN







i
 
 



MAKALAH
MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG
( DIRECT INSTRUCTION )

Dosen Pembimbing :
LULUK FARIDAH , M.Pd


Nama Kelompok:
   Ahmad Rofi’ul Umam             12311528
   Wahyu Ningsih           12311548


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM DARUL ULUM LAMONGAN

2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar