BAB I
PENDAHULUAN
A.
LatarBelakang
Model dan pendekatan pada
pembelajaran matematika sangat memiliki peranan yang sangat penting dalam
pembelajaran. Karena model-model dan pendekatan pada matematika akan membawa
setiap siswa untuk menjadi lebih efektif dalam belajar. Tentunya seorang guru, dituntut
untuk mampu mengembangkan serta menerapkankannya dalam proses pembelajaran.
Sehingga dengan demikian efektivitas pembelajaran matematika akan berjalan
dengan baik dan berkualitas.
Tentunya,
model dan pendekatan yang diterapkan harus juga dilihat berdasarkan kepada
tingkat psikologi dari setiap pembelajaran sehingga siswa pun dapat
mengaplikasikan dan menerapkannya sesuai dengan kemampuan daya berpikir mereka.
Salah satu cara
untuk menjadikan siswa belajar aktif dari awal dapat menggunakan strategi
pembelajaran langsung melalui berbagi pengetahuan secara aktif. Strategi
pembelajaran langsung ini dirancang untuk mengenalkan siswa terhadap mata
pelajaran guna membangun minat, menimbulkan rasa ingin tahu, dan merangsang
mereka untuk berpikir. Siswa tidak bisa berbuat apa–apa jika pikiran mereka dikembangkan
oleh guru. Banyak guru yang membuat kesalahan dengan mengajar, yakni sebelum
siswa merasa terlibat dan siap secara mental guru langsung memberikan materi
pelajaran.
B.
RumusanMasalah
• Apa yang
dimaksud dengan pembelajaran langsung?
• Apa saja
ciri – ciri pembelajaran langsung?
• Bagaimana
metode pembelajaran langsung?
• Apa saja
kelebihan dan kekurangan dari pembelajaran langsung?
C.
TujuanPenulisan
• Mahasiswa
dapat menjelaskan pengertian pembelajaran langsung.
• Mahasiswa
dapat menjelaskan ciri – ciri pembelajaran langsung.
• Mahasiswa
dapat menjelaskan bagaimana metode pembelajaran langsung.
• Mahasiswa
dapat menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari pembelajaran langsung.
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Pembelajaran Langsung
Pembelajaran langsung dikembangkan berdasarkan teori belajar
social dari Albert Bandura. Pembelajaran langsung adalah model pembelajaran
yang dirancang untuk mengajarkan pengetahuan deklaratif dan pengetahuan
prosedural yang diajarkan setahap demi setahap.
Menurut Silbernam (2006), strategi pembelajaran
langsung melalui berbagai pengetahuan secara aktif merupakan cara untuk
mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat
menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa sambil melakukan
kegiatan pembentukan tim. Cara ini cocok pada segala ukuran kelas dengan materi
pelajaran apapun.
Cara lain untuk menjadikan siswa belajar aktif
dari awal dapat menggunakan berbagai strategi, misalnya strategi pembelajaran
langsung melalui berbagi pengetahuan secara aktif. Strategi pembelajaran
langsung ini dirancang untuk mengenalkan siswa terhadap mata pelajaran guna
membangun minat, menimbulkan rasa ingin tahu, dan merangsang mereka untuk
berpikir. Siswa tidak bisa berbuat apa–apa jika pikiran mereka dikembangkan oleh guru. Banyak guru yang
membuat kesalahan dengan mengajar, yakni sebelum siswa merasa terlibat dan siap
secara mental guru langsung memberikan materi pelajaran. Penggunaan beberapa
strategi berikut ini akan mengoreksi terjadi kecenderungan ini.
B.
Ciri – CiriPembelajaran Langsung
Ciri
– ciri pembelajaran langsung antara lain:
•
Adanya tujuan pembelajaran dan prosedur penilaian hasil
belajar.
•
Sintaks atau pola keseluruhan dan alur kegiatan
pembelajaran.
•
Sistem pengelolaan dan lingkungan belajar yang mendukung
berlangsung dan berhasilnya pengajaran.
C.
Metode Pembelajaran Langsung
Pengajaran
langsung memerlukan perencanaan dan pelaksanaan yang cukup rinci terutama pada
analisis tugas. Pengajaran langsung berpusat pada guru, tetapi harus menjamin
terjadinya keterlibatan siswa. Jadi lingkungannya harus diciptakan yang
berorientasi pada tugas-tugas yang diberikan pada siswa.
•
Tahapan Perencanaan Pembelajaran
• Tugas
perencanaan pada model pembelajaran langsung
• Merumuskan
tujuan
Guru
harus merumuskan tujuan pembelajaran yang relevan dengan kurikulum
• Memilih
isi
• Guru harus
mempertimbangkan berapa banyak informasi yang akan diberikan pada siswa dalam
kurun waktu tertentu.
• Guru harus
selektif dalam memilih konsep yang diajarkan dengan model pembelajaran
langsung.
• Melakukan
analisis tugas Dengan menganalisis tugas, akan membantu guru menentukan dengan
tepat apa yang perlu dilakukan siswa untuk melaksanakan keterampilan yang akan
dipelajari.
• Merencanakan
waktu
Guru harus memperhatikan bahwa kurun waktu
yang disediakan sepadan dengan kemampuan dan bakat siswa, memotivasi siswa agar
mengerjakan tugas dengan perhatian yang optimal.
• Lima prinsip dasar yang dapat membimbing guru
dalam merencana system penilaian dalam
model pembelajaran langsung antara lain:
1.
Sesuai dengan tujuan pembelajaran
2.
Mencakup semua tugas pembelajaran
3.
Menggunakan soal tes yang sesuai
4.
Membuat soal sevalid (terukur) dan sereliabel (konsisten)
mungkin
5.
Manfaatkan hasil tes untuk memperbaiki proses belajar
mengajar berikutnya
D. Langkah
– Langkah Metode Pembelajaran Langsung
•Menginformasikan
tujuan pembelajaran dan orientasi pelajaran kepada siswa. Dalam tahap ini guru menginformasikan hal – hal yang harus dipelajari
dan kinerja siswa yang diharapkan.
•Me-review pengetahuan
dan ketrampilan prasyarat. Dalam tahap ini guru mengajukan pertanyaan untuk
mengungkap pengetahuan dan keterampilan yang telah di kuasai siswa.
•Menyampaikan materi pelajaran. Dalam fase ini, guru menyampaikan materi, menyajikan informasi,
memberikan contoh – contoh, mendemontrasikan konsep dan sebagainya.
•Melaksanakan
bimbingan. Bimbingan dilakukan dengan mengajukan pertanyaan – pertanyaan
untuk menilai tingkat pemahaman siswa dan mengoreksi kesalahan konsep.
•Memberikan kesempatan
kepada siswa untuk berlatih. Dalam tahap ini, guru memberikan kesempatan
kepada siswa untuk melatih keterampilannya atau menggunakan iformasi baru
secara individu atau kelompok.
• Menilai kinerja siswa dan
memberikan umpan balik. Guru memberikan reviu
terhadap hal – hal yang telah dilakukan siswa, memberikan umpan balik terhadap
respon siswa yang benar dan mengulang keterampilan jika diperlukan.
• Memberikan latihan mandiri. Dalam tahap ini, guru dapat memberikan tugas – tugas mandiri kepada
siswa untuk meningkatkan pemahamannya terhadap materi yang telah mereka
pelajari.
E.
Kelebihan Dan Kekurangan Pembelajaran Langsung
• Kelebihan Pembelajaran Langsung
Strategi pembelajaran langsung sangat bermanfaat dalam
proses pembelajaran matematika karena itu adanya kelebihan pada pembelajaran ini
yaitu:
Guru dapat memberikan apa yang dia kuasai kepada muridnya
sehingga adanya timbal balik di dalam proses pembelajaran.
• Siswa
dibimbing untuk dapat memecahkan masalah sehingga daya berpikir mereka semakin
berkembang dan baik.
• Mengembangkan
sikap mandiri siswa dalam menemukan dan mencari akan permasalahan yang ada.
• Memberikan
penguatan yang positif kepada anak untuk dapat meyakini dirinya akan hal-hal
yang berat dan penuh rintangan.
• Dengan
strategi pembelajaran langsung guru bisa mengontrol urutan dan keluasan materi
pembelajaran dan dapat mengetahui sampai sejauh mana siswa menguasai bahan
pelajaran yang disampaikan.
• Melalui
strategi pembelajaran langsung selain siswa dapat mendengar melalui penuturan
(kuliah) tentang suatu materi pelajaran, juga sekaligus siswa bisa melihat atau
mengobservasi (melalui pelaksanaan demonstrasi).
• Strategi
pembelajaran ini bisa digunakan untuk jumlah siswa dan ukuran kelas yang besar.
• Kekurangan
Pembelajaran Langsung
Strategi pembelajaran langsung selain memikiki kelebihan
juga memiliki kekurangan antara lain:
• Strategi
pembelajaran ini hanya dapat dilakukan terhadap siswa yang memiliki kemampuan
mendengar dan menyimak secara baik. Untuk siswa yang tidak memiliki kemampuan
seperti itu perlu dilakukan strategi yang lain.
• Tidak
dapat melayani perbedaan setiap individu baik perbedaan kemampuan, pengetahuan,
minat, bakat serta perbedaan gaya belajar.
• Strategi
ini lebih banyak diberikan melalui ceramah, maka akan sulit mengembangkan
kemampuan siswa dalam hal kemampuan sosialisasi, hubungan interpersonal, serta
kemampuan berfikir kritis.
• Keberhasilan
strategi ini sangat tergantung kepada apa yang dimiliki guru, seperti
persiapan, pengetahuan, rasa percaya diri, semangat, motivasi dan berbagai kemampuan. Tanpa itu sudah dapat
dipastikan proses pembelajaran tidak mungkin berhasil.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pembelajaran
langsung adalah model pembelajaran yang dirancang untuk mengajarkan pengetahuan
deklaratif dan pengetahuan prosedural yang diajarkan tahap demi tahap. Pembelajaranlangsungmempunyaiciri-cirisebagaiberikut:
(1) Adanya
tujuan pembelajaran dan prosedur penilaian hasil belajar, (2)Sintaks atau pola keseluruhan dan alur kegiatan pembelajaran, (3) Sistem pengelolaan dan lingkungan belajar yang mendukung
berlangsung dan berhasilnya pengajaran.
Strategi
pembelajaran langsung melalui berbagai pengetahuan secara aktif merupakan cara
untuk mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga
dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa sambil melakukan
kegiatan pembentukan tim. Cara ini cocok pada segala ukuran kelas dengan materi
pelajaran apapun.
Strategi pembelajaran ini berguna
dalam mata pelajaran matematika yang akan membawa setiap siswa untuk menjadi
lebih efektif dalam belajar. Tentunya seorang guru, dituntut untuk mampu
mengembangkan serta menerapkankannya dalam proses pembelajaran. Sehingga dengan
demikian efektivitas pembelajaran matematika akan berjalan dengan baik dan
berkualitas.
DAFTAR PUSTAKA
diakses tanggal 10 november 2013
http://tarmizi.wordpress.com/2009/01/05/strategi-pembelajaran-langsung-melalui-berbagi-pengetahuan-secara-aktif diakses tanggal 10 november 2103
Sanjaya, Wina. 2008. StrategiPembelajaran, Jakarta :Kencana.
DAFTAR ISI
Daftar Isi ..................................................................................................... i
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang ............................................................................................ 1
Rumusan Masalah ....................................................................................... 1
Tujuan Penulisan ......................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
Pengertian
Pembelajaran Langsung ............................................................ 3
Ciri – Ciri
Pembelajaran Langsung ............................................................. 3
Metode Pembelajaran
Langsung ................................................................. 4
Langkah-langkah Metode Pembelajaran Langsung..................................... 5
Kelebihan Dan Kekurangan
Pembelajaran Langsung.................................. 6
BAB III PENUTUP
Kesimpulan.................................................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA................................................................................. 9
LAMPIRAN – LAMPIRAN
|
|||
MAKALAH
MODEL
PEMBELAJARAN LANGSUNG
(
DIRECT INSTRUCTION )

Dosen Pembimbing :
LULUK FARIDAH , M.Pd
Nama Kelompok:
•
Ahmad
Rofi’ul Umam 12311528
•
Wahyu
Ningsih 12311548
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
ISLAM DARUL ULUM LAMONGAN
2013